Latar Belakang: Lanjut usia adalah individu berusia diatas 60 tahun dimana memiliki tanda-tanda penurunan fungsi biologis, psikologis sosial, dan ekonomi terus menerus secara alamiah, salah satu perubahan yang dialami oleh lansia adalah penurunan kualitas tidur. Prevalensi penderita gangguan tidur di Indonesia dipekirakan mencapai 67% dari total 273,8 juta dari total penduduk indonesia pada lanjut usia. Angka kejadian insomnia pada lansia, sekitar 50% dipengaruhi oleh proses patologis dan fisiologis sehingga menyebabkan menurunnya kualitas tidur. Tujuan: Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui manfaat dari penerapan terapi musik klasik terhadap lansia yang mengalami insomnia. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Kelengkapan alat yang digunakan adalah instrumen PSQI, headphone, handphone dan SOP. Hasil: Setelah dilakukan terapi musik klasik sebanyak 7x dalam seminggu terjadi perbaikan kualitas tidur Tn I dari skor PSQI 18 menjadi 9. Simpulan dan saran: Penerapan terapi musik klasik dapat berpengaruh terhadap kualitas. Diharapkan terapi musik klasik ini dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengatasai insomnia pada lansia.
Copyrights © 2026