Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) memiliki kandungan bahan aktif sebagai flavonoid, tanin, alkaloid dan saponin yang cocok digunakan dalam pembuatan sabun organik. Sabun organik dengan bahan aktif kulit biji kopi yang dapat digunakan sebagai sabun esfoliasi yang aman untuk masyarakat dengan mekanisme kerja sebagai antioksidan pada kulit dan berbahan dasar palm oil dan VCO yang bagus untuk melembapkan kulit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dan mengetahui variasi konsentrasi palm oil dan VCO terhadap karasteristik jika ditinjau dari parameter kritis pH, kadar air, dan tinggi busa. Penelitian ini diawali determinasi tanaman yang akan digunakan, Kulit biji kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A.Froehner) yang diperoleh diperoleh dari suatu daerah yaitu Rahtawu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang telah dilakukan penghalusan kemudian ditambahkan dalam sediaan sabun organik. Penelitian ini dilakukan dengan membuat perbedaan konsentrasi palm oil dan VCO yang telah ditentukan oleh metode Simplex Lattice Design dan diperoleh 10 formula. Hasil menentukan formula optimum menggunalan Simplex Lattice Design didapatkan formula 4 dan dilakukan pembuatan ulang pada formula 4. Formula dinyatakan tidak ada perbedaan signifikan pada hasil selisih prediksi dan sebenarnya, artinya metode Simplex Lattice Design dapat digunakan sebagai alat statistika dalam penelitian formula. Uji kelembapan dinyatakan ada perbedaan yang signifikan dari uji paired sample T-Test artinya ada peningkatan sebelum penggunaan sabun dan setelah penggunaan sabun. Kombinasi antara palm oil dan VCO memberikan efek terhadap sifat fisik yaitu uji organoleptis, uji pH, uji kadar air, uji tinggi busa dan uji kelembapan kulit.
Copyrights © 2026