Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi Aerosil terhadap sifat fisik kapsul ekstrak pasak bumi (Eurycoma longifolia) terfermentasi. Simplisia difermentasi selama 3×24 jam untuk meningkatkan pelepasan senyawa bioaktif dan menurunkan rasa pahit, kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 70% dan dilanjutkan remaserasi. Ekstrak kental dikeringkan menggunakan Aerosil sebagai adsorben dan diformulasikan menjadi tiga granul kapsul dengan konsentrasi Aerosil 5% (F1), 7% (F2), dan 9% (F3). Evaluasi meliputi organoleptis, hedonik, waktu alir, sudut diam, kompresibilitas, distribusi ukuran partikel, kadar air, keseragaman bobot, dan waktu hancur. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki karakteristik organoleptis dan tingkat penerimaan panelis yang serupa, dengan sifat alir dan sudut diam berada pada kategori baik hingga sangat baik. Kompresibilitas meningkat seiring bertambahnya konsentrasi Aerosil, sementara distribusi ukuran partikel didominasi fraksi 600 µm. Kadar air granul masih melebihi batas persyaratan, sedangkan uji keseragaman bobot dan waktu hancur seluruh kapsul memenuhi standar. Secara keseluruhan, variasi konsentrasi Aerosil tidak memberikan perbedaan bermakna pada sebagian besar parameter fisik, namun konsentrasi yang lebih tinggi memberikan kompresibilitas terbaik tanpa mengganggu mutu fisik sediaan.
Copyrights © 2026