Isu keberlanjutan menjadi perhatian penting di era globalisasi, khususnya pada industri food and beverage yang selain mendukung perekonomian juga berdampak pada lingkungan. Laporan keberlanjutan diperlukan sebagai bentuk akuntabilitas atas dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan sekaligus membangun kepercayaan pemangku kepentingan. Namun, praktik pengungkapan di Indonesia masih belum konsisten dan dipengaruhi faktor internal perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan komite audit terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan pada subsektor food and beverage yang terdaftar BEI periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 11 perusahaan dengan total 55 observasi yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda yang didahului uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f), dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan dan komite audit berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan, sedangkan profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Selain itu, ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan komite audit berpengaruh secara simultan terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan.
Copyrights © 2025