Industri pertambangan sering dikaitkan dengan dampak lingkungan yang signifikan, sehingga penerapan green accounting menjadi penting untuk mendukung keberlanjutan. Penelitian ini menganalisis implementasi dan realisasi biaya green accounting di PT Vale Indonesia Tbk selama 2020–2024. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data sekunder diperoleh dari laporan keuangan, laporan keberlanjutan, dan laporan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Vale Indonesia Tbk menerapkan green accounting melalui pengelolaan lingkungan (Rp2,75 triliun) dan pengelolaan sosial (Rp410,79 miliar), menunjukkan komitmen perusahaan dalam keberlanjutan. Temuan ini menguatkan pentingnya integrasi akuntansi lingkungan dalam industri tambang dan memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pelaporan lingkungan yang lebih transparan.
Copyrights © 2025