Sektor energi memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian Indonesia, bahkan tetap menunjukkan ketahanan pada masa pandemi COVID-19. Dominasi sektor energi juga menjadi penyumbang utama kerusakan lingkungan dan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas operasionalnya. Oleh karena itu, penerapan praktik pengelolaan energi dan pertambangan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, serta didukung oleh regulasi yang kuat menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Green Human Capital, Green Structural Capital, Green Relational Capital, dan Carbon Emission Disclosure terhadap profitabilitas perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2024. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif, dengan sumber data sekunder yang dipublikasikan melalui situs resmi masing- masing perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 9 perusahaan yang diamati selama 5 tahun berturut-turut. Analisis data menggunakan regresi linier data panel dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Human Capital dan Green Structural Capital berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan, sedangkan Green Relational Capital dan Carbon Emission Disclosure tidak berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan.
Copyrights © 2025