ABSTRACT The Ministry of Health in 2024 stated that 70% of cervical cancer mortality is caused by delayed diagnosis due to a lack of knowledge about cervical cancer and negative attitudes toward its prevention. This study aims to analyze the relationship between knowledge, attitudes, and preventive behaviors toward cervical cancer among management students at University X in Depok. The study uses a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach, and data analysis is conducted using the chi-square test. The results indicated a significant relationship between respondents' knowledge and attitudes with their preventive behaviors toward cervical cancer with the result of bivariate test of knowledge and behavior showed a p value of 0,00 and the bivariate test of attitudes and behavior showed a p value of 0,00. Adequate knowledge about cervical cancer encouraged positive preventive behaviors, positive attitudes also supported risk-avoidance behaviors. There is a significant relationship between respondents' knowledge, attitudes, and their preventive behaviors toward cervical cancer among management students at University X in Depok. Specifically, adequate knowledge and positive attitudes significantly support or encourage the adoption of risk-avoidance/preventive behaviors against cervical cancer. Keywords: Cervical Cancer, Knowledge, Attitude, Preventive Behavior, University Students, University X Depok. ABSTRAK Kementrian Kesehatan pada tahun 2024 menyatakan bahwa 70% angka kejadian kanker serviks disebabkan karena keterlambatan diagnosis yang diakibatkan kurangnya pengetahuan dan sikap yang negatif terhadap pencegahan kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan kanker serviks pada mahasiswa program manajemen di Universitas X Depok. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap responden terhadap perilaku pencegahan kanker serviks, dengan hasil uji bivariat antara variabel pengetahuan dengan perilaku pencegahan kanker serviks dengan nilai p-Value sebesar 0,00 dan juga hasil uji bivariat antara variabel sikap dengan perilaku pencegahan kanker serviks dengan nilai p-Value sebesar 0,00. Pengetahuan yang baik mengenai kanker serviks mendorong perilaku pencegahan yang positif, sikap yang positif juga menjadi faktor pendukung dalam menghindari risiko kanker serviks. Terdapat hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan kanker serviks pada mahasiswa manajemen di Universitas X Depok. secara spesifik, pengetahuan yang adekuat dan sikap positif mampu secara signifikan memberikan dorongan bagi seseorang untuk dapat melakukan pencegahan terhadap kanker serviks. Kata Kunci: Kanker Serviks, Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan, Mahasiswa, Universitas X Depok.
Copyrights © 2026