Low Vision adalah kondisi kehilangan sebagian penglihatan di mana pasien masih dapat melihat cahaya, bentuk benda, angka, dan huruf secara terbatas. Layanan Low Vision di rumah sakit, termasuk RSUD Koja sebagai RS tipe B, berperan penting dalam meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup pasien. Namun, RSUD Koja menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, alat, edukasi, dan promosi. Pelayanan Low Vision di RSUD Koja dimulai pada tahun 2022 hingga 2024, Poli Mata Low Vision telah melayani 114 pasien anak dan 60 pasien dewasa. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat di rumah sakit tersier secara partisipatif dan edukatif yang melibatkan peran dari sasaran pengabdian. Pada pembahasan ditampilkan 2 kasus khusus yang telah dipilih. Kasus 1 adalah pria 22 tahun dengan ketajaman penglihatan awal OD 2/60 dan OS 1/25. Dengan kacamata koreksi, penglihatan meningkat menjadi 6/60, sementara penglihatan dekat membaik dengan Lea test dan pencahayaan tambahan. Kasus 2 adalah pria 50 tahun dengan ODS atrofi nervus optikus, visus OD 1/300 dan OS 1/60. Dengan teleskop 3x, visus OS meningkat menjadi 3/60, dan dengan menggunakan Magnifier 8D, penglihatan dekat OS membaik menjadi 4 Metrics 20 cm. Periode 2022–2024, Poli Mata RSUD Koja telah melayani 174 pasien Low Vision dari berbagai usia. Diperlukan dukungan lintas sektor serta peningkatan fasilitas untuk mengoptimalkan pelayanan.
Copyrights © 2026