Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di negara tropis, termasuk Indonesia. Apabila tidak tertangani dengan baik, DBD dapat memicu kejadian luar biasa (KLB) yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian, serta menimbulkan beban besar bagi masyarakat, sistem kesehatan, dan perekonomian. Upaya pencegahan yang efektif diperlukan, khususnya melalui pengendalian vektor berbasis partisipasi masyarakat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD melalui penyuluhan kesehatan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengendalian vektor nyamuk di Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Tabanan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 12 Januari 2025 pukul 16.00–18.00 WITA di Balai Banjar Malkangin. Sasaran kegiatan adalah 52 orang ibu anggota kelompok PKK. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan dua materi utama, yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penerapan 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: Kegiatan memperoleh respon yang sangat baik dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 3,81 poin setelah diberikan pendidikan kesehatan mengenai DBD. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong keterlibatan dan komitmen masyarakat secara aktif dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan berkembangnya kasus DBD di lingkungan sekitar.
Copyrights © 2026