Abstrak: Stunting adalah kondisi di mana seorang anak mengalami hambatan pertumbuhan, biasanya diukur melalui tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan dengan standar yang sesuai untuk usia dan jenis kelaminnya. Menurut (WHO), stunting sering kali disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka panjang, serta infeksi dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Stunting dapat berdampak serius pada perkembangan fisik dan mental anak, serta dapat menimbulkan konsekuensi jangka panjang seperti gangguan belajar dan produktivitas di masa dewasa. Penanggulangan stunting memerlukan pendekatan yang holistik, mencakup perbaikan gizi, sanitasi, dan pendidikan kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku dan pencegahan stunting pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas kota Masohi. Metode Penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah 44 responden ibu hamil, dan dengan menggunakan total sampling, semua individu dalam populasi yang diikutsertakan menjadi sampel. Analisis yang digunakan adalah uji chi square . Hasil uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil (P=0.000), tidak ada hubungan pendapatan perbulan dengan perilaku pencegahan stunting p0,05 (P=0,533%), tidak ada hubungan antara usia dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil p0,05 (P=0,070%). Maka dapat dilihat bahwa hubungan pengetahuan sangat penting dalam perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil, perlunya pemberian edukasi dari para petugas kesehatan kepada Ibu-ibu hamil.Kata Kunci ; Stunting, Usia, Pengetahuan, Pendapatan, Perilaku Pencegahan
Copyrights © 2025