Abstrak Latar Belakang: Dampak dari kurangnya pengetahuan remaja tentang PMS adalah risiko tinggi tertular PMS dan menjadi faktor penyebab yang penularannya kepada orang lain. Kondisi ini menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk cacat bayi, kemandulan, penularan HIV, kanker rahim pada wanita, dan bahkan kematian. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan sangat penting untuk mencegah hal ini. Pendidikan kesehatan sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang PMS. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang penyakit menular seksual terhadap tingkat pengetahuan remaja. Metode: kuantitatif dengan pendekatakan pre-exsperiment one group pretest posttest, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan Populasi penelitian ini yaitu siswa SMA Negeri 3 Sentani kelas X dan XI dengan jumlah sampel 91 responden, Dimana instrument penelitian ini menggunkan kuesioner yang dibuat oleh peneliti sendiri dari 20 pertanyaan hanya 10 pertanyaan yang valid dan reliabel. Hasil: uji statistik Wilcoxon signed ranks test menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang penyakit menular seksual terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMA Negeri 3 Sentani dengan p-value 0,0000,05. Kesimpulan: ada pengaruh pendidikan pendidikan kesehatan tentang penyakit menular terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMA Negeri 3 Sentani. Saran: diharapkan remaja untuk secara aktif dapat meningkatkan pengetahuan serta mencari informasi lebih mendalam tentang kesehatan, khususnya mengenai penyakit menular seksual. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan, Penyakit Menular Seksual, Pengetahuan, Remaja
Copyrights © 2025