Penelitian ini membahas peran keluarga dalam pembinaan anak pelaku tindak pidana begal di KotaBinjai di tinjau dari perspektif hukum Islam. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnyaketerlibatan anak dan remaja dalam tindak pidana pembegalan yang menunjukkan lemahnya fungsipembinaan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab keterlibatananak dalam tindak pidana begal, peran keluarga dalam pembinaan anak, kendala yang dihadapikeluarga, serta pandangan hukum Islam terhadap pembinaan anak pelaku kejahatan. Metodepenelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperolehmelalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian di analisis dengan teknik reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga dalampembinaan anak pelaku begal belum berjalan optimal, terutama dalam aspek pengawasan, pendidikanmoral, dan pembinaan spiritual. Hukum Islam memandang keluarga sebagai lembaga utamapembinaan akhlak anak dan menekankan pendekatan edukatif serta restoratif dalam menangani anakpelaku tindak pidana.
Copyrights © 2025