Pallangga: Journal of Agriculture Science and Research
Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026

Pemanfaatan Rambut Jagung (Zea mays L.) Sebagai Bahan Dasar Minuman Teh Herbal Dengan Penambahan Madu

Oktaviana , Miranti Oktaviana A (Unknown)
Abriana, Andi (Unknown)
Azis , Rosdiani (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Corn (Zea mays L.) is a plant that is widespread in Indonesia. So far, people only know about the benefits of corn, corn silk is waste that has not been utilized by the community. Corn silk contains compounds such as tannins, phenolics, flavonoids, beta carotene, beta sitosterol, and antioxidants. Apart from that, corn silk also contains carbohydrates, protein, vitamin C, vitamin E and vitamin K. The aim of this research is to determine the effect of adding powdered honey on chemical tests, namely water content, ash content and organoleptic tests, namely taste, aroma and color. The research treatment was the addition of honey powder (0%, 15%, 25% and 35%). Data analysis used the Completely Randomized Design (CRD) method with 4 levels and 3 replications, then analyzed using SPSS and the Least Significant Difference Test (BNT). Based on research, the addition of powdered honey in making corn silk tea (Zea Mays L), has a significant effect on water content and ash content, while organoleptic tests on color, aroma and taste. The best results produced by corn hair tea with the addition of honey powder were in the T4 treatment (35%). Jagung (Zea mays L.) merupakan tanaman yang tersebar luas di Indonesia. Selama ini masyarakat hanya mengetahui manfaat buah jagung saja, rambut jagung merupakan limbah yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat. Rambut jagung mempunyai Kandungan senyawa seperti tanin, fenolik, flanoid, beta karoten, beta sitosterol, dan antioksidan. Selain itu, rambut jagung juga mengandung karbohidrat, protein, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan madu bubuk terhadap uji kimia yaitu kadar air, kadar abu, dan uji organoleptik yaitu rasa, aroma, dan warna. Perlakuan penelitian yaitu penambahan bubuk madu (0%, 15%, 25% dan 35%). Analisis data menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf dan tiga kali ulangan, kemudian dianalisis menggunakan SPSS dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Berdasarkan penelitian penambahan madu bubuk dalam pembuatan teh rambut jagung (Zea mays L), berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar abu, sedangkan uji organoleptik pada warna, aroma, dan cita rasa. Hasil terbaik yang dihasilkan teh rambut jagung dengan penambahan bubuk madu yaitu pada perlakuan T4 (35%)

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pallangga

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan hasil pemikiran termasuk pengembangan dan review bidang pertanian yang mencakup antara lain ilmu tanah, budidaya tanaman semusim, budidaya pertanian dan perkebunan, pangan olahan, ...