Permasalah kesehatan yang paling umum pada remaja perempuan, terutama di pondok pesantren, adalah anemia. Salah satu elemen penting yang perlu dibantu melalui penyuluhan gizi adalah kurangnya pengetahuan dan sikap tentang cara mencegah anemia. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ialah untuk mengetahui bagaimana penyuluhan gizi melalui media video berdampak pada pengetahuan dan perasaan remaja putri di Pondok Pesantren Ummul Mukminin. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan membuat satu kelompok pre-test dan post-test. Metode sampel purposive digunakan untuk memilih 22 remaja putri. Penyuluhan gizi dilakukan dengan menggunakan video edukatif tentang anemia dan pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah. Setelah kuesioner dikumpulkan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi, data dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa skor pengetahuan telah meningkat dari 9,18 menjadi 9,63 (p-value = 0,009) dan skor sikap telah meningkat dari 45,45 menjadi 46,23 (p-value = 0,006). Ada bukti bahwa penyuluhan gizi yang diberikan melalui media video berhasil meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang cara mencegah anemia dan membuat mereka bersikap positif.
Copyrights © 2026