Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Teori Prospek dan implikasinya terhadap pengambilan keputusan investasi di pasar modal Indonesia, khususnya perilaku investor ritel. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pencarian literatur dari Google Scholar menggunakan kata kunci terkait Teori Prospek, Behavioral Finance, loss aversion, risk seeking, dan framing effect, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor Indonesia sering bertindak tidak rasional karena pengaruh bias psikologis seperti loss aversion, risk seeking, efek framing, herding behavior, dan overconfidence. Fenomena ini memengaruhi strategi dan keputusan investasi, termasuk kecenderungan menahan saham yang rugi, menjual terlalu cepat saham yang menguntungkan, dan mengikuti perilaku mayoritas tanpa analisis mendalam. Simpulan, bahwa pemahaman Teori Prospek membantu investor mengenali bias perilaku, meningkatkan literasi keuangan, serta membuat keputusan investasi lebih rasional dan optimal di pasar modal Indonesia. Kata kunci: Teori Prospek, Behavioral Finance, Keputusan Investasi, Loss Aversion, Herding Behavior
Copyrights © 2025