Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah masalah kesehatan serius, terutama di negara berkembang. WHO mendefinisikan BBLR sebagai bayi yang lahir dengan berat kurang dari 2500 gram. Bayi BBLR berisiko tinggi mengalami morbiditas, mortalitas, dan gangguan perkembangan. Faktor penyebab utama termasuk kehamilan kurang dari 37 minggu, kekurangan gizi, komplikasikehamilan, dan anemia pada ibu. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kadar hemoglobin ibu terhadap risiko kejadian BBLR di Pulau Timor. Metode penelitian ini adalah studi kuantitatif retrospektif. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien yaitu nama Ibu, alamat, usia Ibu, pendidikan terakhir, kadar hemoglobin ibu, dan berat badan lahir bayi (gram). Pengumpulan data menggunakan lembar observasi terhadap 98 responden dari empat kecamatan: Kota Soe, Mollo Selatan, Amanuban Tengah, dan Nunkolo. Peneliti mengisi lembar observasi yang diambil dari rekam medis. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 96% bayi dengan BBLR dilahirkan oleh Ibu dengan kadar hemoglobin yang rendah.
Copyrights © 2025