Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium
Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium pada Bulan Janu

Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Tentang Pembuatan Rumpon pada Nelayan Lokal di Kelurahan Hamadi Kota Jayapura: Improving Knowledge and Skills in the Construction of Fish Aggregating Devices (Fads) for Local Fishermen in Hamadi Subdistrict, Jayapura City




Article Info

Publish Date
09 Jan 2025

Abstract

Rumpon merupakan alat bantu pengkapan ikan yang sangat efektif, rumpon memiliki fungsi sebagai rumah ikan (fishing ground). Pembuatan rupon bagi nelayan Hamadi belum banyak dilakukan sehingga nelayan masih terbatas memiliki pengetahuan tentang rumpon. Tujuan a) Meningkatkan pemahaman nelayan local di Kota Jayapura tentang Rumpon sebagai alat bantu pengkapan ikan dan b) Meningkatkan pemahaman nelayan local Kota Jayapura tentang teknik membuat Rumpon. Metode pengambilan data yang digunakan adalah Observasi, DKT (Diskusi Kelompok Terfokus), Documentasi dan Studi Pustaka. Kegiatan pengabdian dapat dihadiri oleh 24 peserta, laki-laki 23 orang dan perempuan 1 orang. Peserta dengan usia kerja mudah produktif sebesar 16,67% usia kerja dewasa produktif 83,33 % dan usia kerja tidak produktig tidak terdapat dalam keiatan ini. Pemahaman peserta terkait pelampung; sebelum pelatihan benar 25%, salah 75%, sesudah pelatihan; benar 91,67% dan salah 8,33%. Tali panjang, sebelum pelatihan; benar 33,33%, salah 66,67%, sesudah pelatihan; benar 95,83 % dan salah 4,17 %. Pemikat ikan, sebelum pelatihan; benar 16,67 %, salah 83,33 %, sesudah pelatihan; benar 87.50 %, salah 12,50 %. Pemberat, sebelum pelatihan; benar 95,83 %, salah 4,17 %, sesudah pelatihan; benar 100% dan salah 0,00%. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan terlaksana baik, dapat meningkatkan pengetahuan peserta.   Fish Agregating Device (FAD) are a very effective tool for catching fish, FAD have a function as a fish house (fishing ground). Making Grove for Hamadi fishermen has not been widely done so fishermen still have limited knowledge about Grove. Objectives a) Increase the understanding of local fishermen in Jayapura City regarding Grove as a tool for catching fish and b) Increase the understanding of local fishermen in Jayapura City regarding techniques for making Grove. The data collection method used is observation, DKT (Focused Group Discussion). The service activity can be attended by 24 participants, 23 men and 1 woman. Participants of easily productive working age were 16.67%, 83.33% of productive adult working age and non-productive working age were not included in this activity. Participants' understanding of buoys; before training 25% correct, 75% incorrect, after training; 91.67% correct and 8.33% incorrect. Long rope, before training; correct 33.33%, incorrect 66.67%, after training; 95.83% correct and 4.17% incorrect. Fish attractor, before training; correct 16.67%, incorrect 83.33%, after training; correct 87.50%, incorrect 12.50%. Weights, before training; correct 95.83%, incorrect 4.17%, after training; 100% correct and 0.00% incorrect. It can be concluded that the activity was carried out well and could increase participants' knowledge.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

piskarias

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science Social Sciences Other

Description

Fokus dan Ruang Lingkup Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat di Bidang Perikanan dan Kelautan Meliputi: Teknologi pasca panen Aplikasi teknologi budidaya Pengolahan pasca panen Lingkungan perairan Pengabdian di usaha kenelayanan Kegiatan pengabdian pada masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil ...