Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium
Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan dan Kelautan: Piskarias Ministerium pada Bulan Juni

Edukasi Interaktif Tentang Dampak Sampah Dari Darat ke Laut di SD GMIT Oesapa: Interactive Education on The Impact of Land-Based Waste to The Ocean at SD GMIT Oesapa




Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Sampah adalah suatu zat ataupun benda yang tidak dapat digunakan lagi dan dibuang oleh manusia. Sampah menjadi permasalahan yang dihadapi hampir setiap negara dan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Di Indonesia, pada tahun 1990, sebanyak 220 juta penduduk perkotaan menghasilkan kurang lebih 300.000 Ton sampah per hari. Pada tahun 2000, 2,9 miliar penduduk perkotaan menghasilkan 3 juta ton limbah per hari, dan pada tahun 2025 diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat hingga puluhan juta ton per harinya. Sampah diklasifikasikan berdasarkan sumber (rumah tangga, industri, komersial, institusional, konstruksi dan pembongkaran, pelayanan kota, dan pengolahan), sifat (organik dan anorganik), bentuk (padat, cair, gas), serta tingkat bahayanya (berbahaya dan tidak berbahaya). Sebagian besar sampah di laut berasal dari aktivitas manusia di daratan yang terbawa melalui sungai dan saluran pembuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa SD GMIT Oesapa mengenai jenis-jenis sampah, proses masuknya sampah ke lautan, serta dampaknya terhadap ekosistem laut. Metode kegiatan dilakukan melalui presentasi interaktif, diskusi, dan media visual (video). Edukasi ini juga mengenalkan prinsip 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, dan Repair) sebagai pendekatan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Hasilnya, kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dini dan menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan.   Waste is any substance or object that can no longer be used and is discarded by humans. Waste has become a serious problem faced by almost every country and continues to increase along with population growth. In Indonesia, in 1990, 220 million urban residents generated approximately 300,000 tons of waste per day. In 2000, 2.9 billion urban residents produced 3 million tons of waste per day, and by 2025, this number is projected to increase to tens of millions of tons daily. Waste can be classified by source (household, industrial, commercial, institutional, construction and demolition, municipal services, and treatment), by nature (organic and inorganic), by form (solid, liquid, gas), and by level of hazard (hazardous and non-hazardous). Most marine waste originates from human activities on land and is carried into the ocean through rivers and drainage systems. This activity aimed to educate students of SD GMIT Oesapa about the types of waste, how waste enters the ocean, and its impacts on marine ecosystems. The outreach method was carried out through interactive presentations, discussions, and the use of visual media (videos). The program also introduced the 5R principles (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, and Replant) as a sustainable waste management approach. As a result, this activity improved students' understanding of the importance of waste management from an early age and fostered environmental awareness.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

piskarias

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science Social Sciences Other

Description

Fokus dan Ruang Lingkup Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat di Bidang Perikanan dan Kelautan Meliputi: Teknologi pasca panen Aplikasi teknologi budidaya Pengolahan pasca panen Lingkungan perairan Pengabdian di usaha kenelayanan Kegiatan pengabdian pada masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil ...