Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah berkontribusi terhadap perkembangan dan pertumbuhan ekonomi, memperluas kemampuan kerja, dan pengembangan wilayah. Pada tahun 2020 Pemilik usaha sektor jasa ekspedisi, atau pengiriman barang, keluhkan menurunnya pendapatan, selama pandemi Covid-19. Kemudian pada tahun 2021 pemilik usaha ekspedisi meningkat .Penelitian ini bertujuan membahas pengaruh Intervensi Akuntansi terhadap Penguatan Bisnis pada pemilik UMKM pada usaha sektor ekspedisi . Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan di ekspedisi pos lion parcel di Sidoarjo .Penelitian mengunakan metode Kuantitatif dengan penyebaran Kuesioner kepada responden,pengambilan sample dengan purposive sample. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, regresi linear berganda, koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Untuk metode analisis data kuantitatif, digunakan SPSS versi 27 sebagai alat bantu pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, ditemukan bahwa Keunikan Usaha tidak berpengaruh pada penguatan Bisnis. Pemahaman Akuntansi tidak berpengaruh pada penguatan bisnis. Investigasi Akuntansi tidak berpengaruh pada penguatan bisnis, dan Peningkatan Level Usaha tidak berpengaruh terhadap Penguatan Bisnis dikarenakan nilai tingkat signifikan dibawah 0,05.
Copyrights © 2025