Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi auditor, regulator, dan akademisi mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan efektivitas audit dalam mencegah dan mendeteksi kecurangan dalam laporan keuangan. Dalam penelitian ini, alat bantu SPSS v21 digunakan untuk mengolah data, dengan uji validitas dan reliabilitas yang dilakukan terhadap variabel-variabel yang diteliti. Kasus PT Tiga Pilar Sejahtera (AISA) merupakan salah satu contoh kecurangan dalam laporan keuangan. Kasus ini bermula ketika anak perusahaannya, PT Indo Beras Unggul (IBU), menyalahgunakan beras bersubsidi dengan mengolah dan menjualnya sebagai beras premium. Akibatnya, saham AISA mengalami penurunan drastis yang memaksa perusahaan untuk merevisi laporan keuangan tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan, sehingga menjadi faktor penting dalam menjaga integritas laporan keuangan. Selain itu, kompetensi auditor juga memiliki pengaruh yang signifikan dalam mendeteksi kecurangan. Skeptisisme profesional auditor perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas audit. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas tinjauan literatur, menambah variabel independen, dan mengeksplorasi sektor yang berbeda. Peneliti berencana untuk meninjau kembali variabel penelitian terdahulu karena adanya perbedaan sampel dan tahun penelitian, agar dapat memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2025