Sapi merupakan salah satu hewan yang kegunaannya banyak digunakan di Indonesia khusunya untuk di konsumsi, mulai dari daging, kulit, tulang, susu, hingga kotoran sapi sehingga penjualan sapi semakin meniingkat setiap tahunnya. Meskipun pemeliharaanya mudah, tetapi sapi juga rawan terkena penyakit yang satu ini. Penyakitnya yaitu penyakit mulut dan kuku yang disebabkan oleh virus yang berasal dari lingkungan dan pakan yang diberikan kepada sapi. Maka dari itu dibentuklah sistem pendukung keputusan untuk menentukan penyakit mulut dan kuku pada sapi. Dengan adanya sistem pendukung keputusan ini memberikan kemudahan bagi peternak untuk menentukan penyakit mulut dan kuku yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan bahasa pemprograman PHP dan metode SAW untuk menentukan perhitungan nilai dari sapi sehingga mengahasilkan keputusan bahwa sapi tersebut terkena penyakit mulut dan kuku atau tidak. Dari hasil pengujian ini menghasikan bahwa sistem berjalan sesuai dengan fungsinya yaitu dapat menentukan penyakit mulut dan kuku dari hasil nilai tertinggi. Serta pengujian akurasi yang menghasilkan nilai yang sangat baik sebesar 100%. Maka disimpulkan bahwa sistem layak digunakan karena perhitungan manual dengan perhitungan sistem sangat akurat. Kata kunci: Sistem pendukung keputusan; SAW; penyakit mulut dan kuku; kecamatan getasan. Cows are one of the animals whose uses are widely used in Indonesia, especially for consumption, ranging from meat, skin, bones, milk to cow dung so that sales of cattle are increasing every year. Although maintenance is easy, cows are also prone to this one disease. The disease is foot and mouth disease caused by a virus originating from the environment and the feed given to cows. Therefore a decision support system was formed to determine foot and mouth disease in cattle. The existence of this decision support system makes it easy for farmers to determine foot and mouth disease more effectively and efficiently. This study uses the PHP programming language and the SAW method to determine the calculation of the value of the cow so that it results in a decision whether the cow has foot and mouth disease or not. From the results of this test, the system runs according to its function, namely it can determine foot and mouth disease from the highest score. As well as testing accuracy which produces an excellent value of 100%. So it was concluded that the system is feasible to use because manual calculations with very accurate system calculations. Keywords: Decision support system; SAW; foot and mouth disease; Getasan district
Copyrights © 2023