Pengangguran pemuda menjadi tantangan utama di Desa Meninting, Lombok Barat, terutama akibat dampak pandemi COVID-19 dan rendahnya akses terhadap pekerjaan produktif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peluang kerja melalui program pemberdayaan berbasis potensi lokal dengan pendekatan co-design. Proses co-design melibatkan berbagai pihak, termasuk pemuda pesisir, pemerintah desa, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah, dalam eksplorasi, perencanaan, hingga evaluasi kegiatan. Hasil utama dari program ini adalah terbentuknya prototipe kelompok usaha bersama berbasis olahan ikan, meliputi produk seperti abon ikan, stik ikan, dan kacang ikan. Pelatihan diberikan dalam aspek produksi, manajemen kelompok, literasi keuangan, branding, dan pemasaran. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan kewirausahaan, kesiapan kerja, dan kepercayaan diri pemuda. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan co-design efektif dalam menciptakan solusi berbasis kebutuhan lokal dan memberdayakan masyarakat. Selain mengurangi angka pengangguran, program ini juga menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2024