Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanjung Sari melalui penyuluhan dan pendampingan berbasis kolaborasi multiaktor. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM di desa ini meliputi lemahnya manajemen usaha, rendahnya literasi digital, dan belum optimalnya strategi branding produk. Metode kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model partisipatif, yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pendampingan mampu meningkatkan kemampuan manajerial, literasi keuangan, dan kompetensi pemasaran digital pelaku usaha. Rata-rata peserta mengalami peningkatan omzet sebesar 15–25% pasca kegiatan. Selain dampak ekonomi, kegiatan ini juga membentuk jaringan sosial dan kolaborasi antar pelaku UMKM, memperkuat posisi mereka dalam ekosistem bisnis lokal. Pendekatan Triple Helix—kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku usaha—terbukti efektif dalam menciptakan inovasi sosial dan model pemberdayaan berkelanjutan.
Copyrights © 2025