Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya
Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Lakon

PEREMPUAN DALAM NOVEL DAKWAH: KAJIAN KARYA ASMA NADIA DALAM PERSPEKTIF HALL

Maycherlita Supandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2017

Abstract

Abstrak: Artikel ini berfokus pada bagaimana karakter-karakter perempuan ditampilkan di dalam novel dakwah karya Asma Nadia untuk mengkaji eksistensi pengarang dan karyanya dalam ranah kultural dan agama. Fokus artikel ini adalah 1) bagaimana tokoh perempuan direpresentasikan di dalam novel Assalamualaikum Beijing dan Surga Yang Tak Dirindukan, 2) apa makna yang ditandai dengan posisi tokoh perempuan di dalam novel Assalamualaikum Beijing dan Surga Yang Tak Dirindukan. Artikel ini menggunakan teori representasi Stuart Hall dan menunjukkan bahwa terlepas dari semangat kesetaraan gender yang digemakan Forum Lingkar Pena, perempuan masih direpresentasikan dengan karakter-karakter nilai patriarki dan itu berarti makna nilai liberation dan equality yang dipegang oleh Asma Nadia masih berlandaskan tafsir klasik atas teks-teks suci agama Islam. Dengan begitu, nilai persamaan yang dimaksudkan menjadi semangat karya-karyanya, tidak tercermin dalam ranah mikro di dalam Narasi yang dibangun Asma Nadia.Kata-kata Kunci: Asma Nadia, Novel Dakwah, Forum Lingkar Pena, Stuart Hall, Representasi Abstract: This article focuses on how female characters are featured in Asma Nadia's da’wah novels to study the existence of author and her works in the cultural and religious realm. The focus of this article is 1) how the female character is represented in the novel Assalamualaikum of Beijing and the Surga Yang Tak Dirindukan, 2) what is the significance marked by the position of female characters in the novel Assalamualaikum Beijing and Surga Yang Tak Dirindukan. This article uses Stuart Hall’s theory of representation and shows that apart from the spirit of gender equality echoed by the Pen Circle Forum, women are still represented by patriarchal characters and that means the value of liberation and equality held by Asma Nadia is still based on the classical interpretation of Islamic sacred texts. That way, the value of the equation which is meant to be the spirit of the Asma Nadia’s works, is not reflected in the micro-realm within the Narration built by Asma Nadia.Keywords: Asma Nadia, Da’wah Novels, Forum Lingkar Pena, Stuart Hall, Representation

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

LAKON

Publisher

Subject

Arts Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

LAKON adalah sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Magister Kajian Sastra dan Budaya Universitas Airlangga Surabaya. Cetakan pertama terbit pada tahun 2012 dan terbit dua kali dalam setahun sejak tahun 2013. Jurnal peer-review ini juga berfungsi sebagai forum yang menampung berbagai penelitian ...