Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga (PVKK) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya terhadap penggunaan metode desain manual dan desain digital dalam mata kuliah Desain T-Shirt. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan dan industri fashion yang menyebabkan perubahan dalam metode pembelajaran desain, baik secara manual maupun digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa angket yang disebarkan kepada 61 mahasiswa PVKK konsentrasi busana yang telah atau sedang menempuh mata kuliah Desain T-Shirt. Hasil analisis data dengan uji Mann-Whitney U menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara minat mahasiswa terhadap desain manual dan desain digital. Mayoritas mahasiswa menunjukkan ketertarikan yang lebih tinggi terhadap metode desain digital karena dinilai lebih efisien, fleksibel, dan profesional, meskipun desain manual tetap memberikan nilai dalam hal pengalaman langsung dan pengembangan kreativitas. Temuan ini merekomendasikan agar kurikulum lebih banyak mengintegrasikan metode digital dalam pembelajaran desain, tanpa mengesampingkan nilai dari proses manual.
Copyrights © 2025