PT XYZ menjadi salah satu leading manufacturer yang bergerak di bidang garmen dimana Adidas menjadi salah satu buyer utamanya. Dengan Adidas sebagai buyer utamanya, PT XYZ memiliki komitmen yang tinggi untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang terbaik. Namun, setelah observasi dan penyelidikan ke seluruh lini produksi, ditemukan persentase cacat sebesar 2,53% di Departemen Artwork per minggunya, terutama stasiun printing. Dengan demikian diperlukan upaya perbaikan kualitas menggunakan metode Six Sigma yang didasarkan pada tahapan DMAIC (define, measure, analyse, improve, control). Tahapan define memanfaatkan tools diagram SIPOC untuk menemukan penyebab permasalahan dan menganalisis adanya CTQ (Critical to Quality). Tahapan measure dan analyse mengolah CTQ menjadi nilai DPMO (Defect per Million Opportunity) dan level Sigma serta menghasilkan diagram fishbone yang didasarkan pada faktor – faktor man, machine, environment, method, dan material. Tahapan improve menggunakan metode 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke) mengusulkan solusi pelatihan untuk operator, perbaikan kualitas lingkungan kerja, pengawasan operator dan bahan baku, serta perbaikan cara kerja.
Copyrights © 2023