Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat
Vol. 1 No. 2 (2022): MEI 2022 - OKTOBER 2022

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN GENERASI SEHAT YANG BEBAS STUNTING MELALUI KEGIATAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Tri Anonim (Poltekkes Kemenkes Semarang Program Studi DIII Keperawatan Pekalongan)
Maslahatul Inayah (Poltekkes Kemenkes Semarang Program Studi DIII Keperawatan Pekalongan)
Afiyah Sri Harnany (Poltekkes Kemenkes Semarang Program Studi DIII Keperawatan Pekalongan)
Indar Widowati (Poltekkes Kemenkes Semarang Program Studi DIII Keperawatan Pekalongan)
Tri Wiji Lestari (Poltekkes Kemenkes Semarang Program Studi DIII Keperawatan Pekalongan)



Article Info

Publish Date
31 May 2022

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang pada balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penurunan angka stunting perlu dilakukan sedini mungkin karena stunting dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia. Upaya awal yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting adalah dengan memperhatikan selama kehamilan. Prinsipnya adalah meningkatkan asupan gizi ibu hamil dengan memastikan bahwa selama kehamilan ibu mengkonsumsi makanan yang bergizi dan berkualitas, oleh karena itu diperlukan pendidikan kesehatan dengan tujuan: meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kebutuhan gizi yang dibutuhkan selama kehamilan. dan meningkatkan keterampilan ibu hamil dalam mempersiapkan menyusui sejak hamil. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah ceramah/diskusi, demonstrasi persiapan menyusui sejak hamil, dan evaluasi dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test. Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil meningkat yang ditunjukkan dengan peningkatan rerata dari pre-test 63 menjadi 76 pada post-test. Peningkatan rata-rata berat badan ibu hamil ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata, dari sebelum mengikuti pelatihan berat badan ibu hamil adalah 54,1 Kg, dua bulan setelah menerima pelatihan, rata-rata berat badan ibu hamil menjadi 56,8 Kg. Saran : Tenaga kesehatan khususnya bidan atau ahli gizi diharapkan dapat memberikan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai kebutuhan gizi ibu hamil agar ibu hamil tidak mengalami status gizi buruk yang dapat berdampak pada berat badan lahir rendah (BBLR) dan berisiko terjadinya stuntungKata kunci: Stunting, 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JLPM

Publisher

Subject

Health Professions Social Sciences

Description

Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat merupakan terbitan artikel hasil kegiatan pengabdian masyarakat Prodi Keperawatan Pekalongan Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang. Terbitan kami tidak pernah vakum, terbitan sesuai dengan periode yaitu setiap 6 bulan sekali sejak pertama kali terbit di ...