Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin maraknya kemunculan content creator baru yang menyebabkan persaingan sesama profesi. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan personal branding Hansen Vendi Agus sebagai content creator pada akun TikTok @hansenvendiagus14 ditengah banyaknya persaingan dengan content creator lain di media sosial TikTok. Metode pada penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Teori yang digunakan yaitu teori personal branding menurut Peter Montoya. Hasil penelitian yakni personal branding yang diciptakan oleh Hansen telah memenuhi dari delapan dimensi yakni: Spesialisasi, Hansen memiliki ciri khas dengan sebutan yaitu my son, dan bertutur kata menarik. Kepemimpinan yang dimiliki yakni tegas dimana dapat menggiring audies dengan selalu tau apa yang diinginkan oleh penontonnya. Hansen memiliki Kepribadian cerdas, kreatif, lucu, ramah dan sederhana. Pembeda yang terlihat dari Hansen selalu fariatif dengan alur konten serba baru. Untuk tetap Terlihat Hansen selalu konsisten dan memanfaatkan fitur TikTok. Hansen memiliki Kesatuan dalam beretika baik dan selalu menjaga sikap. Keteguhan yang dimiliki oleh Hansen selalu mengikuti trand TikTok serta konsisten. Untuk menjaga Nama Baik Hansen memberikan klarifikasi bila terjadi kesalah pahaman dan mengungah konten yang positif. Dengan terpenuhinya delapan dimensi tersebut Hansen menciptakan personal branding berbeda dengan pesaing sesama profesinya.
Copyrights © 2024