Nyeri pasca operasi merupakan keluhan umum yang dirasakan anak setelah menjalani tindakan pembedahan dan dapat memengaruhi proses penyembuhan. Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan pendekatan farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya melalui terapi bermain. Terapi bermain memberikan stimulus positif yang berfungsi sebagai distraksi, sehingga mampu mengalihkan perhatian anak dari rasa nyeri yang dirasakan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengaplikasikan terapi bermain menggunakan lego pada anak post operasi dalam upaya menurunkan tingkat nyeri. Desain yang digunakan adalah multiple case dengan tiga partisipan anak usia 6–12 tahun yang mengalami nyeri pasca operasi. Intervensi dilakukan selama dua sesi masing-masing 15 menit dengan jeda istirahat, disertai pengukuran skala nyeri menggunakan oucher sebelum dan setelah intervensi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri pada seluruh subjek studi setelah diberikan terapi bermain lego. Intervensi ini terbukti efektif dalam mengurangi persepsi nyeri melalui mekanisme distraksi, keterlibatan sensorik, serta dukungan emosional dari orang tua. Terapi bermain lego dapat digunakan sebagai salah satu metode keperawatan nonfarmakologis yang menyenangkan dan adaptif dalam pengelolaan nyeri pasca operasi anak.
Copyrights © 2025