Karies adalah infeksi yang terjadi pada jaringan keras gigi, disebabkan terutama oleh Streptococcus mutans. Proses karies dapat dihambat secara mekanis, kimiawi, ataupun kombinasi keduanya yaitu dengan mengurangi perlekatan, proliferasi dan agregasi bakteri Streptococcus mutans. Bahan alami yang diketahui memiliki efek antibakteri adalah jeruk bali (Citrus maxima). Namun belum diketahui apakah kandungan kimia ekstrak etanol kulit jeruk bali.  Tujuan penelitian ini mengetahui kandungan kimia ekstrak etanol kulit jeruk bali (Citrus maxima secara in-vitro. Penelitian  dilakukan di Laboratorium Farmakognosi dan Fitokimia Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Warmadewa.   Data diolah dengan program SPSS  dan dianaliais   secara Univariat Multi way Analisis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan extrak etanol kulit jeruk bali   mengandung  flavonoid sebesar 102.92 ±1.96 mg/100g QE,   tannin sebesar 6,867.61±167.95 mg/100g TAE, fenol sebesar 4,865.65 ± 106.83 mg/100g GAE . Simpulan ekstrak etanol kulit jeruk bali positif mengandung  flavonoid ,tannin, fenol dan mempunyai efek Antibakteri.
Copyrights © 2026