Penelitian ini mengkaji tren jangka panjang suhu permukaan laut (SPL) dan respons spasial terhadap ENSO di Teluk Tomini, Laut Maluku/Seram, dan Laut Sulawesi menggunakan data NOAA Optimum Interpolation Sea Surface Temperature (NOAA CDR OISST v2.1) periode 2003–2023 dengan validasi data 2024–2025. Analisis regresi linier menunjukkan tren pemanasan signifikan di seluruh wilayah dengan laju 0,025–0,033 °C tahun⁻¹. Analisis korelasi mengungkap heterogenitas respons yang kontras; Laut Maluku/Seram menunjukkan korelasi negatif yang signifikan (r = -0,499) terhadap indeks ONI, mengkonfirmasi perannya sebagai jalur transmisi sinyal Pasifik. Sebaliknya, Teluk Tomini dan Laut Sulawesi menunjukkan korelasi yang lemah, mengindikasikan dominasi faktor oseanografi lokal. Validasi terhadap data aktual 2024–2025 menunjukkan deviasi suhu yang berada sedikit di bawah garis tren prediksi, menandakan adanya modulasi variabilitas antartahun terhadap pemanasan jangka panjang. Temuan ini menegaskan bahwa strategi adaptasi perikanan di kawasan ini memerlukan pendekatan spesifik lokasi yang mengintegrasikan indikator iklim global dan dinamika lokal.
Copyrights © 2026