Perkembangan teknologi industri 4.0, khususnya Robotic Process Automation (RPA), telah memberikan dampak signifikan terhadap profesi akuntan. Penelitian ini mengkaji dampak ganda RPA terhadap akuntan di Indonesia, yakni apakah kehadirannya merupakan ancaman atau peluang transformasi profesional. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, literatur yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024 diidentifikasi, disaring, dan disintesis secara sistematis melalui analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun RPA mengotomasi tugas akuntansi yang berulang sehingga mengancam peran rutin, di sisi lain teknologi ini membuka peluang bagi akuntan untuk bergeser ke fungsi yang lebih strategis, analitis, dan konsultatif. Namun demikian, kesenjangan kompetensi digital masih menjadi hambatan utama adaptasi akuntan Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa respons terkoordinasi dari institusi pendidikan, organisasi profesi, dan perusahaan sangat diperlukan untuk membekali akuntan dengan kompetensi yang relevan di era otomasi.
Copyrights © 2024