Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara luas panen dengan produksi padi serta membangun model prediksi menggunakan algoritma regresi linear sederhana. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Binjai periode 2020–2024. Variabel prediktor yang digunakan adalah luas panen (hektar), sedangkan variabel target adalah produksi padi (ton). Pengolahan data dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Python pada platform Google Colab. Dataset dibagi menjadi data latih (80%) dan data uji (20%), kemudian dievaluasi menggunakan Mean Absolute Error (MAE), Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), serta Koefisien Determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen memiliki hubungan linear yang sangat kuat dengan produksi padi, dengan persamaan regresi Y = −8,97 + 6,07X. Evaluasi model menghasilkan nilai R² = 0,9990, MAE = 56,87, MSE = 5.092,47, dan RMSE = 71,36. Nilai tersebut membuktikan bahwa model memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Dengan demikian, regresi linear sederhana efektif digunakan untuk memprediksi produksi padi di Kota Binjai, serta dapat menjadi acuan bagi petani maupun pemangku kepentingan dalam perencanaan strategi pertanian ke depan.
Copyrights © 2025