Penelitian ini berjudul Strategi Petani Padi dalam Menghadapi Kegagalan Panen di Desa Motihelumo Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan petani padi dalam menghadapi kegagalan panen serta dampak sosial ekonomi yang ditimbulkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu menggambarkan secara sistematis fakta dan peristiwa sosial yang terjadi di masyarakat. Peneliti berperan sebagai instrumen utama yang terlibat langsung dalam pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, sehingga data yang diperoleh sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan penelitian. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber untuk menganalisis motif dan perilaku petani dalam mengambil keputusan. Weber membagi tindakan sosial ke dalam empat tipe, yaitu tindakan rasional instrumental, tindakan rasional berorientasi nilai, tindakan tradisional, dan tindakan afektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani padi menghadapi berbagai kendala dalam proses produksi, seperti musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan kekeringan dan terbatasnya pasokan air sehingga menghambat pertumbuhan padi. Selain faktor alam, serangan hama tikus juga menjadi penyebab utama terjadinya kegagalan panen. Dari aspek sosiologis, kegagalan panen berdampak pada kondisi ekonomi petani, meningkatnya kemiskinan, serta memperlebar ketimpangan sosial, khususnya bagi petani kecil dengan keterbatasan modal. Selain itu, kegagalan panen menyebabkan penurunan kebutuhan tenaga kerja tani dan mengancam ketahanan pangan di tingkat rumah tangga maupun komunitas lokal.
Copyrights © 2026