Nilai perusahaan merupakan indikator utama yang diperhatikan investor dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Total Asset Turnover (TATO), dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan subsektor consumer services yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Populasi penelitian mencakup 50 perusahaan, dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sebanyak 45 perusahaan terpilih sebagai sampel sekaligus subjek penelitian. Metode analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda serta serangkaian pengujian asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel CR dan TATO memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, variabel DAR ditemukan memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada subsektor consumer services tersebut. Secara simultan, ketiga variabel independen (CR, TATO, dan DAR) berpengaruh secara positif signifikan terhadap nilai perusahaan subsektor consumer services dengan kontribusi nilai koefisien determinasi (R-Square) sebesar 50,6%. Temuan penelitian ini memberikan dukungan empiris terhadap teori sinyal (signaling theory) yang di mana kinerja likuiditas serta efisiensi penggunaan aset memberikan sinyal positif bagi pasar, sementara tingkat ketergantungan utang yang tinggi dipandang sebagai sinyal risiko finansial oleh para investor.
Copyrights © 2026