Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan, namun masih terdapat variasi pencapaian yang dipengaruhi oleh efektivitas program pelatihan dan tingkat motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT XYZ, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi berjumlah 50 karyawan dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 3,965; p < 0,05), yang berarti peningkatan kualitas dan relevansi pelatihan mampu meningkatkan kemampuan serta efektivitas kerja. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 5,348; p < 0,05) dan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan pelatihan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja (F = 94,939; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,802 menunjukkan bahwa 80,2% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh program pelatihan dan motivasi kerja, sedangkan 19,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelatihan dan penguatan motivasi kerja secara terpadu merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas perusahaan.
Copyrights © 2026