Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dynamic innovation capability terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta implikasinya terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Berlandaskan teori dynamic capability, kemampuan inovasi dinamis dipahami sebagai kapasitas pelaku usaha dalam mendeteksi peluang pasar (sensing), memanfaatkan peluang inovasi (seizing), dan merekonfigurasi sumber daya (reconfiguring) untuk mempertahankan keunggulan kompetitif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 320 UMKM pada wilayah ekonomi perkotaan berkembang. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dynamic innovation capability berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM. Daya saing UMKM juga terbukti berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi regional yang diukur melalui ekspansi usaha, peningkatan penyerapan tenaga kerja, dan kontribusi nilai tambah sektor usaha. Analisis mediasi menunjukkan bahwa daya saing berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kemampuan inovasi dinamis dan pertumbuhan ekonomi regional. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan perspektif kapabilitas dinamis pada level perusahaan dengan pembangunan ekonomi regional. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan penguatan ekosistem inovasi daerah guna mendorong daya saing UMKM dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026