Penelitian ini bertujuan menganalisis proses, hasil, dan evaluasi pemberdayaan petani dalam pengelolaan limbah tembakau. Metode yang digunakan adalah riset aksi dengan pendekatan Asset Based Community Development melalui tahapan discovery, dream, design, define dan destiny. Teori pemberdayaan yang digunakan berlandaskan menurut Suharto (2014), bahwa pemberdayaan merupakan sebuah proses dan tujuan, dengan empat indikator keberdayaan meliputi power to, power within, power over dan power with. Hasil penelitian menunjukkan proses tahapan pemberdayaan telah berjalan efektif dalam meningkatkan kapasitas petani melalui pemanfaatan aset dan potensi. Hasil pemberdayaan yang dirasakan adalah meningkatnya keterampilan, kemandirian, keberlanjutan lingkungan dan inovasi pupuk kompos. Evaluasi program menggunakan analisis SWOT cukup efektif dan sesuai kebutuhan untuk direplika sebagai model pemberdayaan berkelanjutan.
Copyrights © 2025