Dalam pengembangan perangkat lunak, software load testing memiliki peran sangat penting dalam meningkatnya kinerja suatu sistem. Pemilihan software testing yang tepat akan sangat mempengaruhi kualitas hasil pengujian. Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja tiga software load testing, yaitu apache jmeter, gatling, dan k6, dalam menguji performa load testing 10 website PMB universitas di surabaya. Tujuan utama penelitian adalah mengevaluasi kinerja alat pengujian berdasarkan tiga parameter. Metodologi penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan , yaitu perencanaan lingkungan pengujian, implementasi yang mencakup pembuatan skenario uji dan pelaksanaan pengujian, serta menganalisis dan mengevaluasi hasil pengujian. Hasil perbandingan kinerja tiga tools load testing, Dari segi parameter execution time, Apache Jmeter menunjukkan durasi pengujian yang paling cepat dan konsisten di semua tingkat Virtual user. Gatling memiliki durasi pengujian yang jauh lebih lama empat kali lipat dibandingkan Apache Jmeter dan K6. Sementara K6 Menunjukkan durasi pengujian yang mirip dengan Apache Jmeter pada 50 dan 75 VU, tetapi sedikit meningkat pada 100 VU. Dari segi ease of use, apache jmeter memperoleh total nilai sebesar 14. masing-masing sebesar 5 poin. Sementara itu, gatling memperoleh nilai tertinggi dengan total 15 poin yang unggul dari seluruh aspek ease of use. Sebaliknya, k6 mendapatkan nilai terendah dengan total 10 poin, dengan rata-rata nilai yang lebih rendah dibandingkan kedua tools lainnya. Segi feature, apache jmeter memperoleh skor 11, gatling memperoleh skor tertinggi dengan 12 poin, dan k6 juga mencatat total 13 poin, menjadikannya tools dengan nilai tertinggi secara keseluruhan.
Copyrights © 2026