Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi pola pikir kerja individual menuju budaya kerja kolaboratif (collaborative maritime culture) pada sumber daya manusia di lingkungan Makassar New Port. Lingkungan pelabuhan modern menuntut koordinasi lintas divisi, komunikasi efektif, serta kesadaran kolektif terhadap keselamatan dan produktivitas kerja. Namun, masih ditemukan kecenderungan pola kerja sektoral dan kurangnya integrasi antarunit. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan interaktif, diskusi kelompok terfokus, simulasi kerja tim, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan persepsi dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang pentingnya kolaborasi tim, komunikasi efektif, dan kepercayaan antarpegawai. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap terhadap pentingnya koordinasi dalam mendukung efisiensi operasional pelabuhan. Transformasi mindset ini menjadi fondasi dalam membangun budaya kerja maritim yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta produktivitas. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan pelabuhan modern.Kata Kunci: budaya kerja kolaboratif, collaborative maritime culture, etos kerja, pelabuhan, Makassar New Port, kerja tim
Copyrights © 2025