Penelitian ini mengkaji tantangan dan dampak implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) terhadap akuntabilitas penatausahaan keuangan di Kota Bogor. Implementasi KKPD merupakan bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan belanja daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Pemerintah Kota Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan bendahara pengeluaran, analisis dokumen laporan transaksi KKPD, dan kajian literatur dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KKPD menghadapi beberapa tantangan meliputi keterbatasan pemahaman prosedur operasional, kurangnya infrastruktur pendukung yang memadai, dan resistensi terhadap perubahan dari sumber daya manusia yang terbiasa dengan sistem tunai konvensional. Namun demikian, KKPD juga menunjukkan dampak positif seperti peningkatan transparansi melalui penelusuran transaksi digital, pengurangan risiko pengelolaan uang tunai, peningkatan efisiensi dalam proses pelaporan keuangan, dan penguatan sistem pengendalian internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, implementasi KKPD memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan akuntabilitas penatausahaan keuangan pemerintah daerah. Keberhasilan implementasi memerlukan dukungan komprehensif meliputi pelatihan teknis, infrastruktur memadai, regulasi yang jelas, serta komitmen kuat dari pimpinan dan seluruh stakeholder yang terlibat.
Copyrights © 2026