Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia dengan prevalensi yang terus meningkat di Kalimantan Timur. Kondisi ini berisiko tinggi menyebabkan kegawatdaruratan yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. Caregiver memiliki peran krusial dalam pemantauan dan penanganan awal, namun seringkali kurang siap menghadapi situasi darurat akibat keterbatasan pengetahuan. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh video edukasi terhadap sikap caregiver. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh video edukasi kesehatan tentang kegawatdaruratan hipertensi terhadap sikap caregiver di Puskesmas Lempake. Penelitian menggunakan desain True Experimental dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi adalah caregiver lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lempake. Sampel berjumlah 60 responden yang dipilih melalui purposive sampling dan dibagi secara acak menjadi kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Variabel bebas adalah video edukasi kesehatan dan variabel terikat adalah sikap caregiver. Data sikap dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji valid (r>0,374) dan reliabel (Cronbach's Alpha=0,926). Analisis data menggunakan uji Dependent T-Test dan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan sikap yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan video edukasi (p<0,001) dengan nilai mean sikap meningkat dari 32,1 menjadi 44,7. Sebaliknya, kelompok kontrol yang mendapat edukasi konvensional tidak mengalami peningkatan sikap yang bermakna (p=0,087). Uji Independent T-Test juga menunjukkan adanya perbedaan sikap yang signifikan antara kedua kelompok setelah intervensi (p<0,001).
Copyrights © 2026