Pelayanan Posyandu sebagai layanan kesehatan dasar berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, namun di wilayah peri-urban masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait pencatatan manual, keterlambatan pelaporan, keterbatasan integrasi data, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital. Kondisi ini berpotensi menghambat deteksi dini masalah gizi, keteraturan imunisasi, dan evaluasi tumbuh kembang balita secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan model Posyandu Digital berbasis sistem informasi terintegrasi guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keterpaduan layanan kesehatan di wilayah peri-urban Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain inovasi sistem berbasis kebutuhan pengguna (user-centered design). Populasi sasaran adalah kader Posyandu, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita pada lima Posyandu peri-urban, dengan pemilihan lokasi secara purposive. Variabel utama meliputi kualitas pencatatan data, ketepatan waktu pelaporan, dan kemudahan penggunaan sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, serta uji coba aplikasi Android Posyandu Digital, sementara analisis dilakukan secara kualitatif dan evaluasi kinerja sistem berbasis indikator capaian. Hasil menunjukkan bahwa implementasi Posyandu Digital mampu mengurangi keterlambatan pencatatan data, meningkatkan keterpaduan informasi dengan Puskesmas, serta mempermudah pemantauan tumbuh kembang melalui fitur grafik dan notifikasi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi Posyandu berbasis aplikasi Android efektif sebagai solusi praktis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas manajemen data dan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah peri-urban.
Copyrights © 2026