Pendahuluan: Diare masih merupakan salah satu penyakit yang sering dialami kelompok remaja di Indonesia karena beberapa faktor penyebab antara lain, infeksi, alergi makanan dan intoleransi laktosa. Upaya penting bagi remaja untuk mengenali gejala, penyebab dan cara penanganan diare yang tepat untuk mencegah komplikasi seperti dehidrasi. Penanganan untuk beberapa kasus diare ringan dapat diatasi dengan upaya swamedikasi. Oleh karena itu pengetahuan tentang swamediaksi diare merupakan hal penting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi diare pada pelajar SMK Insan Mulia Yogyakarta Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan suatu fenomena dengan data berupa angka, dengan sampel berjumlah 54 siswa dipilih secara purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu. Hasil: Mayoritas siswa (90,7%) mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dan untuk sikap swamedikasi yang baik sebesar 63%. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan tidak ada hubungan signifikan yang searah antara tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi diare pada siswa SMK Insan Mulia Yogyakarta dengan nilai signifikansi sebesar 0,361 (p value >0,005) dan arah korelasi positif sebesar 0,528. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap swamedikasi diare pada siswa SMK Insan Mulia.
Copyrights © 2026