Pengukuran nilai wajar aset keuangan menjadi sebuah aspek yang krusial pada lembaga keuangan karena besaran nilai wajar aset mencerminkan estimasi nilai aset perusahaan sehingga memengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan (GCG) yang digambarkan melalui variabel independen yang digunakan adalah independensi dewan komisaris, kompetensi komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional dalam pengambilan keputusan terhadap pengukuran nilai wajar aset level 3 sebagai variabel dependen. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang dianalisis menggunakan metode analisis regresi berganda. Sampel berupa populasi lembaga keuangan yang terdaftar di BEI dalam kurun waktu tahun 2019-2023 dengan kriteria perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan tahunan yang menunjukkan nilai wajar aset level 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi dewan komisaris memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap pengukuran nilai wajar aset level 3. Sedangkan kompetensi komite audit, kepemilikan manajerial serta kepemilikan institusional berdampak negatif signifikan terhadap pengukuran nilai wajar aset level 3 pada lembaga keuangan.
Copyrights © 2025