Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit dan komite audit terhadap kualitas laporan keuangan, dengan peran tata kelola perusahaan sebagai variabel moderasi. Sampel yang digunakan adalah perusahaan manufaktur sub sektor food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024. Teknik analisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas audit berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, sedangkan komite audit berpengaruh negatif. Namun, tata kelola perusahaan tidak dapat memoderasi pengaruh kualitas audit dan komite audit terhadap kualitas laporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan tata kelola perusahaan belum efektif dalam memperkuat peran audit dan pengawasan internal.
Copyrights © 2025