Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Equity (ROE) dan Fixed Asset Ratio (FAR) terhadap Debt to Equity Ratio (DER) dengan Current Ratio (CR) sebagai variabel intervening pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Populasi penelitian mencakup 58 bank, dengan 15 bank dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data panel yang bersumber dari laporan keuangan tahunan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, regresi data panel, uji asumsi klasik, uji t, uji F, koefisien determinasi, dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ROE, FAR, dan CR tidak berpengaruh signifikan terhadap DER pada tingkat signifikansi 5% (p = 0,058), meskipun nilainya mendekati signifikan secara praktis. Secara parsial, ROE berpengaruh positif signifikan terhadap DER, sedangkan FAR dan CR tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, ROE dan FAR tidak berpengaruh signifikan terhadap CR, dan CR tidak memediasi hubungan antara ROE maupun FAR terhadap DER. Temuan ini mengindikasikan bahwa profitabilitas merupakan faktor utama dalam pembentukan struktur modal perbankan, sedangkan struktur aset dan likuiditas memiliki peran yang lebih kecil.
Copyrights © 2025