Media sosial saat ini berfungsi sebagai platform utama bagi calon siswa untuk memeriksa dan mempertimbangkan pilihan mereka antara perguruan tinggi negeri dan swasta. Dengan menggunakan metode netnografi, penelitian ini meneliti persepsi dan pertimbangan mahasiswa baru di Jawa Tengah dan DIY ketika mereka memilih antara PTN atau PTS. Data dengan tagar populer seperti #UTBK, #SNBT, #PTSUnggulan, dan #PejuangPTN dikumpulkan dari interaksi publik di Twitter, Instagram, dan TikTok dari tahun 2023 hingga 2025. Tema-tema utama dalam percakapan digital diidentifikasi melalui analisis isi kualitatif. Studi ini menemukan enam komponen utama yang memengaruhi pertimbangan mahasiswa baru: biaya kuliah, akreditasi dan kualitas, prospek kerja, prestise, lokasi, dan fasilitas kampus. PTS berusaha untuk menonjolkan fasilitas modern, fleksibel, dan kualitas tertentu melalui strategi promosi digital, sedangkan PTN biasanya dianggap lebih baik dalam hal biaya, prestise, dan prospek karir. Hasilnya menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran yang signifikan dalam membentuk persepsi kolektif siswa yang akan masuk universitas. PTN harus mempertahankan kualitas meskipun ada peningkatan daya tampung, sementara PTS harus memperkuat strategi beasiswa dan citra kualitas, menurut penelitian ini. Implikasi praktis ditujukan kepada pembuat kebijakan untuk membuat ekosistem pendidikan tinggi yang mengimbangi PTN dan PTS.
Copyrights © 2025