Penerimaan pajak merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan nasional. Namun, praktik agresivitas pajak yang dilakukan perusahaan sering kali menimbulkan tantangan bagi efektivitas kebijakan fiskal. Penerapan tax holiday sebagai insentif pajak yang bertujuan menarik investasi dapat memiliki konsekuensi ganda, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang bagi perilaku penghindaran pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan tax holiday dan profitabilitas terhadap agresivitas pajak perusahaan dengan studi kasus pada perusahaan penerima fasilitas di Provinsi Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan dan publikasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta Direktorat Jenderal Pajak. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan penerima tax holiday di Papua, dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 15 perusahaan sampel yang memenuhi kriteria. Penelitian dilakukan secara daring dari rumah peneliti selama Maret–Agustus 2025, dengan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan tax holiday dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak perusahaan di Papua. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin besar insentif pajak dan laba yang diperoleh perusahaan, semakin tinggi kecenderungan perusahaan melakukan strategi efisiensi pajak. Temuan ini memberikan implikasi bagi pemerintah agar menyeimbangkan kebijakan insentif investasi dengan pengawasan fiskal yang transparan, serta bagi perusahaan untuk menerapkan praktik perencanaan pajak yang etis dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025