Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana ukuran dewan direksi berdampak pada kinerja keuangan perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2023. Mekanisme dewan direksi ditentukan oleh jumlah anggota dewan direksi. Di sisi lain, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Ini menghasilkan 160 data observasi yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Menurut hasil penelitian, ukuran dewan direksi berdampak negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hasilnya menunjukkan bahwa semakin banyak anggota dewan direksi, koordinasi manajemen dan pengambilan keputusan dapat menurun, yang berdampak negatif pada kinerja keuangan. Oleh karena itu, komposisi dan efisiensi dewan direksi sangat penting untuk menjamin operasi perusahaan yang efektif.
Copyrights © 2025